Once upon a time, aku suka kamu.. mau bilang tapi ragu takut kamu ilfeel sama aku. I told that i like you to my friends dan mereka mendukungku. Tapi nyatanya aku tak seberani itu untuk mengungkapkan. dengan kata lain aku... entahlah terlalu sulit untuk dijelaskan. ku pendam rasa ini hari demi hari, bulan demi bulan.. hingga one day, finally aku memberi tahumu. Awalnya ku anggap hanya sebagai candaan semata jika kamu tidak menanggapinya sesuai dengan pikiranku. Satu hari terlewati, aku tak berharap banyak. Lega memang walau dapat dibilang bertepuk sebelah tangan. Ketika kamu bertanya "Lagi nyantai ga?" dan semua harapan yang ku pendam mencuat kembali. Kamu unpredictable, mana aku tahu bahwa kamu juga suka padaku. Senang sekali rasanya dikira bertepuk sebelah tangan dan hanya berangan-angan namun ini menjadi akan menjadi sebuah kenangan yang indah mengagumkan untuk sebuah masa depan bersamamu. Kamu bertanya, ingin ku katakan "iya" namun mengapa sesulit itu? ku tanyakan kepada teman-teman mengenai ini dan mereka menyarankan untuk bilang "iya" hmm.. aku degdegan, ya ampun tidak menyangka akan menjadi seperti ini antara aku dengan kamu. Semoga kita selamanya ya.. semoga dan terima kasih atas perasaan yang kamu berikan kepadaku.
Note: Cerita diangkat dari kisah nyata teman penulis. -Ns
(Semoga bahagia kamu dengan dia)