Februari 17, 2022

Fatamorgana

Apa yang terlihat tidak selalu seperti itu, untuk diri yang lalu sampai saat ini. Pernakah melihatnya kalian? Sebuah fatamorgana yang sering terjadi di kehidupan ini. Demi bertahan hidup melawan indahnya dunia, seperti bunga mawar yang indah namun dia menyimpan duri dalam batangnya. Jika ditanya lelah tidaknya, mungkin kalian bisa menjawab itu sendiri. 

Dahulu, je pense que la vie est belle.. but it doesn't. So yeah, nikmati semua fatamorgana di dunia yang fana ini. -Ns

Oktober 30, 2021

Sebuah Jawaban

        Once upon a time, aku suka kamu.. mau bilang tapi ragu takut kamu ilfeel sama aku. I told that i like you to my friends dan mereka mendukungku. Tapi nyatanya aku tak seberani itu untuk mengungkapkan. dengan kata lain aku... entahlah terlalu sulit untuk dijelaskan. ku pendam rasa ini hari demi hari, bulan demi bulan.. hingga one day, finally aku memberi tahumu. Awalnya ku anggap hanya sebagai candaan semata jika kamu tidak menanggapinya sesuai dengan pikiranku. Satu hari terlewati, aku tak berharap banyak. Lega memang walau dapat dibilang bertepuk sebelah tangan. Ketika kamu bertanya "Lagi nyantai ga?" dan semua harapan yang ku pendam mencuat kembali. Kamu unpredictable, mana aku tahu bahwa kamu juga suka padaku. Senang sekali rasanya dikira bertepuk sebelah tangan dan hanya berangan-angan namun ini menjadi akan menjadi sebuah kenangan yang indah mengagumkan untuk sebuah masa depan bersamamu. Kamu bertanya, ingin ku katakan "iya" namun mengapa sesulit itu? ku tanyakan kepada teman-teman mengenai ini dan mereka menyarankan untuk bilang "iya" hmm.. aku degdegan, ya ampun tidak menyangka akan menjadi seperti ini antara aku dengan kamu. Semoga kita selamanya ya.. semoga dan terima kasih atas perasaan yang kamu berikan kepadaku. 


Note: Cerita diangkat dari kisah nyata teman penulis. -Ns

(Semoga bahagia kamu dengan dia)

September 15, 2021

Hidupku ...

Ku ingin hidup dengan sederhana
Seperti mentari yang menyinari bumi
Ku ingin hidup dengan damai
Seperti hujan yang membasahi tanah 

Ku pikir itu akan mudah, namun ternyata banyak lika-likunya. Kini ku sudah beranjak dewasa, mengerti akan dunia yang penuh fana. Akan kah semua menjadi sia-sia dan terbuang percuma? Atau akan cerah seperti sang raja? 

Peduli apa mereka dengan ini semua? Atas nama diri yang tidak bisa apa-apa, akan ku pastikan menjadi luar biasa. Walau masa lalu biasa saja bahkan dapat dibilang tidak terduga oleh banyak orang. Tuhan punya rencana dan manusia yang menjalankannya. Jadi ku putuskan bahwa, akan terjadi hal luar biasa namun dapat diatasi dengan hidup damai sejahtera. -Ns

Juni 05, 2021

KEMARIN

Senja dan aku sudah tidak berteman. Dia memberikan rasa dingin yang begitu menyakitkan, tanpa alasan. Pula dengan hujan, angin, malam dan fajar. Hanya matahari yang membuatku bertahan, entah sampai kapan. Apakah ada secercah harapan, untukku yang masih mau bertahan? 

Ku tuangkan semuanya pada tulisan dan Tuhan. Harap ada kecemasan yang datang dari orang. Itu bertanda peduli bukan? Tidak rasa kasihan yang aku butuhkan, melainkan sebuah perhatian. (Januari) -Ns

November 21, 2020

Ikhlas

[ikhlas] Makna ikhlas di KBBI adalah: bersih hati; tulus hati.


Ikhlas merelakanmu pergi

Tak kembali

Bersamaku di sini.

 

Sore itu, sehabis bercengkrama dengan senja aku sadar bahwa tidak segalanya dapat kita dapatkan. Ada kalanya semua itu hanya ilusi belaka dan halu semata. Aku tersenyum bangga karena dapat mengikhlaskan semua, termasuk mimpi yang tak pernah menjadi nyata. Tuhan punya rencana, kita sebagai makhluknya hanya bisa berusaha. Ku kubur dalam-dalam semuanya, segala harapan, kenangan dan angan. Dan menggantinya dengan berdoa meminta ketenangan. -Ns

Oktober 26, 2020

Aku - Kamu

(Ternyata ada jarak diantara Aku dan Kamu) 


Aku sendiri,

Kamu pergi.

Aku menanti,

Kamu tak kembali.

Aku merasa sepi,

Kamu riang hati.

Aku butuh afeksi,

Kamu tidak peduli.

Aku mencari jati diri,

Kamu juga mencari tanpa henti.

Aku tau ini tak pasti,

Kamu yang ku tunggu sampai mati.

Aku menghilang dari dunia ini.

Kamu, akankah mencari ?


-Ns

September 24, 2020

SENDU

    Sore ini aku melihat senja, sangat indah. Dan ini merupakan cerita antara Senja dan aku, Rindu. Senja bilang tak perlu merindu karena dia akan selalu disisiku. Ketika Senja jauh dariku dia berkata

“The best way to cure my feeling when I miss you is praying for you. That is the simple way that I do when I am away from you.”

Aku tersipu, pula ketika aku menanyakan apa cita-citamu. Ingatkah kamu menjawabnya seperti apa? “Ingin menjadi Ayah.” Sangat sederhana namun membuatku bingung karena semua laki-laki di dunia sebagian besar akan menjadi seorang Ayah. Namun aku hanya tersenyum sambil menyerngitkan alis atas jawabanmu itu.

Ketika aku duduk sendiri, aku merasa kesepian tapi kamu pernah berkata

“Bagaimana dengan malaikat ?”

“Selalu bersamaku tapi aku tidak bisa melihatnya.” Jawabku

“Nah, jangan merasa sendiri lagi.”

Saat aku bertanya dimana kamu, dengan santai kamu bilang “Aku di sini.” Ku tengok kanan dan kiri lalu kamu berkata “Di kepalamu.”

“benarkah?”

“Ya, tentu saja.” Dengan yakin tentunya kamu menjawab pertanyaanku. Jawaban yang selalu membuatku tersenyum karena terlalu konyol, tak terpikirkan olehku tentunya.

“Jangan diseret jalannya, kamu tau artinya jika ada orang yang berjalan menyeret kakinya itu berarti dia sedang putus asa. Apa kamu sedang putus asa ?” perkataan yang membuatku tertegun dan diam seketika, lalu berjalan kembali tetapi dengan langkah yang mantap.

“Ada aku, jangan merasa putus asa. Kita bisa saling berbagi cerita, tawa, suka maupun duka.” Dengan mata yang sendu kamu berkata seperti itu.

Jika di ingat-ingat kamu selalu berusaha melindungi, mendahulukan pula menjagaku. Aku merasa jatuh, sejatuh-jatuhnya orang jatuh. Perkataan dan perilakumu membuatku merasakan adanya afeksi. Dentuman instrumen yang pernah kamu kirimkan masih terngiang dipikiranku. Sekarang, kamu seperti Pluto yang sudah tak berada di edarannya. Aku gundah diiringi dengan gelisah, benar kata Dilan bahwa rindu itu berat. Apalagi hanya aku yang rindu, dan kamu tidak. Haha, menyakitkan memang. Namun apalah dayaku bahwa kamu senja yang hanya sebatas angan juga sulit di genggam.

Terbentang jarak antara senja dan rindu. Membuat aku rindu, sampai tak terbendung rasanya. Ku pandangi senja hari ini, senja akan tergantikan oleh langit malam. Namun, yang ku tahu senja akan datang kembali esok, walau datang hanya sebentar namun dia akan kembali. Tapi bagaimana denganmu Senja? Apakah kamu akan kembali?  -Ns